PENERAPAN PENATAAN PENATA ARTISTIK FILM “MANGSA WURUNGA”
Mangsa Wurunga merupakan judul film yang kami produksi. Nama mangsa wurunga diambil dari Tembang Gondangkeli yang berbunyi “mbok gembok ana mbok kuncia, wong mati mangsa wurunga, rama” yang artinya meskipun kau kunci, kau gembok, jika sudah waktunya orang itu mati tidak bisa dibatalkan. Tembang ini salah satu dari tembang yang ada di Tari Lengger Wonosobo. Film ini menceritakan kegelisahan seorang anak dari keluarga penari lengger yang ingin membawakan tarian di malam itu.
Film fiksi sendiri merupakan film dari sebuah karangan atau diluar kejadian nyata. Biasanya, cerita fiksi memiliki dua peranan, yakni protagonis dan antagonis. Disamping itu, film fiksi juga memiliki adegan yang sudah dirancang sejak awal. Berbeda dengan film dokumenter yang tidak terlalu menonjolkan unsur hiburan, film fiksi cenderung sebagai sarana hiburan.
Dalam produksi film Penata Artistik harus memperhatikan tatanan setting properti agar film ini sesuai dengan naskah. Mungkin, penata artistik akan berdiskusi dengan sutradara, editor, kameraman, penata cahaya karena pada intinya pada saat produksi film sutradara, editor, kameraman, penata cahaya akan mempengaruhi jalannya produksi film. Kesimpulan penata artistik harus benar-benar membaca naskah supaya properti yang digunakan tidak salah dibagian scene nya.
Kata kunci : Film Fiksi, Penataan Properti, penata artistik, Mangsa Wurunga Tali Topeng Wonosobo
Detail Information
Citation
Rifqi Indrasta. (2022).
PENERAPAN PENATAAN PENATA ARTISTIK FILM “MANGSA WURUNGA”(Publish).Yogyakarta:Akademi Komunikasi Radya Binatama
Rifqi Indrasta.
PENERAPAN PENATAAN PENATA ARTISTIK FILM “MANGSA WURUNGA”(Publish).Yogyakarta:Akademi Komunikasi Radya Binatama,2022.Laporan Praktik Terpadu
Rifqi Indrasta.
PENERAPAN PENATAAN PENATA ARTISTIK FILM “MANGSA WURUNGA”(Publish).Yogyakarta:Akademi Komunikasi Radya Binatama,2022.Laporan Praktik Terpadu
Rifqi Indrasta.
PENERAPAN PENATAAN PENATA ARTISTIK FILM “MANGSA WURUNGA”(Publish).Yogyakarta:Akademi Komunikasi Radya Binatama,2022.Laporan Praktik Terpadu