<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="109">
<titleInfo>
<title><![CDATA[PERAN SUTRADARA DALAM PEMBUATAN  FEATURE “TOKOH SINGO BARONG DALAM KESENIAN REOG PONOROGO” MENGGUNAKAN GAYA EKSPOSITORI]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Oktaviani Herlina, S.S., MA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Widyaningtyas Virgo Kartika, S.Sos., M.Si.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dr. Wahyu Sudarmawan, S.E., S.H., M,Si</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Heri Saputra</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Yogyakarta]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[Akademi Komunikasi Radya Binatama]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2022]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[continuing]]></issuance>
<frequency><![CDATA[Annualy]]></frequency>
<edition><![CDATA[Publish]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[en]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Bahasa Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Laporan Praktik Terpadu]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Reog adalah sendatari tradisional yang berasal dan berkembang di Ponorogo, Jawa Timur. Reog dapat segera dikenali dari irama gamelannya yang membangkitkan semangat, serta baunya yang menimbulkan rangsang dan daya tarik. Karya feature yang berjudul Tokoh Singo Barong Dalam Kesenian Reog Ponorogo memberikan informasi tentang tokoh yang menjadi identitas dalam pertunjukan Reog Ponorogo, yakni Singo Barong. Karya film ini juga menceritakan aspek-aspek apa saja saat dipentaskan dalam pementasan Reog Ponorogo. Dengan menggabungkan gambar dan audio visual menambahkan instrumen musik yang sesuai dengan tema yang diambil dan dihiasi teks dan narasi (voice over)  agar menarik simpati penonton dengan hasil karya yang tidak monoton.
Dalam produksi feature ini sutradara menggunakan gaya ekspositori dengan menampilkan penjelasan secara langsung kepada penonton melalui wawancara bersama narasumber dan narasi (voice over) yang dikombinasikan dengan serangkaian gambar dengan tujuan agar lebih deskriptif dan informatif. Penggunaan narasi ditujukan untuk menyampaikan informasi yang tidak dimunculkan saat wawancara secara langsung dalam video.
Singo Barong dalam pementasan Seni Reog Ponorogo merupakan salah satu tarian penutup yang dimana pemainnya memakai topeng berbentuk kepala singa dengan mahkota yang terbuat dari bulu burung merak dan mempertontonkan keperkasaan pembarong dalam mengangkat dadak merak yang berat sekitar 50 kilogram dengan kekuatan gigitan gigi sepanjang pertunjukan berlangsung. Kemampuan untuk membawakan topeng ini selain diperoleh dengan latihan yang berat, juga dipercaya diperoleh dengan latihan spiritual seperti puasa dan tapa. Sutradara menerapkan gaya ekspositori untuk menceritakan kejadian yang nyata dan hal-hal yang dilakukan oleh pemain Singo Barong.

Kata Kunci : Feature, Singo Barong, Reog Ponorogo, Ekspositori</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Feature]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Penyutradaran Feature]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Gaya Expository]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[070.44]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[20220426]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Repository Akademi Komunikasi Radya Binatama Yogyakarta Open Source ETD System]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[070.44 HER p]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[T00105AKRB]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[Perpustakaan AKRB]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[070.44 HER p]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="867" url="" path="/LAPORAN PRAKTIKUM TERPADU Heri Saputra.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[BAB I - VI]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[109]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-12-26 11:40:39]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-03-06 11:21:54]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>